logo
DAFTAR

A.  LATAR BELAKANG

Berawal dari kesadaran akan kurangnya sumber daya manusia berkualitas, kesadaran akan peluang pengadaan produk berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam percaturan pasar bebas, kesadaran akan aset yang dimiliki oleh bangsa ini dalam hal sumber daya alam yang melimpah, sumber daya inspirasi estetis dan etnis budaya, yang semuanya tersebut merupakan potensi – potensi yang dapat dijadikan kekuatan daya saing bangsa, disamping itu kesadaran akan arti pentingnya peranan pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas  merupakan faktor dominan yang harus mendapatkan perhatian serius.

Spektrum dunia kerja/industri memiliki cakupan luas, sehingga sangat membutuhkan tenaga – tenaga profesional terdidik, yang mampu menyelesaikan permasalahan – permasalahan industri dari hal yang bersifat teknik aplikatif, manajerial, supervisi proses produksi sampai pada gagasan inovatif untuk pengembangan lembaga maupun produk industri. Secara spesifik, tuntutan kebutuhan industri ini seyogyanya dijalankan oleh tenaga – tenaga profesional terdidik sesuai dengan kompetensinya, misalnya kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan bertindak sebagai tenaga terampil aplikatif, sedangkan kelulusan pendidikan tinggi jalur akademik program S – 1 menempati tugasnya sebagai penggagas ide – ide enovatif, sementara untuk tenaga – tenaga perantara antara tenaga teknik terampil dan penggagas ide (desainer) diisi oleh tenaga profesional terdidik, hasil kelulusan pendidikan tinggi jalur profesional yaitu politeknik.

Mengacu hal di atas, maka Pusat Pengembangan Dan Penataran Guru ( PPPG ) Kesenian Yogyakarta dan sekarang menjadi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikkan ( PPPPTK ) Seni dan Budaya Yogyakarta bekerjasama dengan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung ( FSRD – ITB ) mendirikan YAYASAN PENDIDIKAN KESENIAN YOGYAKARTA, dengan tugas pertamanya adalah melahirkan POLITEKNIK SENI YOGYAKARTA di bidang khusus Seni, Kriya dan Desain.     Pada tanggal 12 Mei 2001 pengelola dilantik yaitu : Siti Ainun Jariyah, M.Pd sebagai Direktur, Dr. Pribadi Widodo, M.Sn dari FSRD ITB sebagai Pembantu Direktur I, Sumarsono, MM sebagai Pembantu Direktur II, I Ketut Sukardi, MM sebagai Pembantu Direktur III. Kemudian tim pengelola bekerjasama dengan tim penyusun proposal memproses perijinan ke DIKTI, sehingga pada tanggal 2 Agustus 2001 ijin operasionalnya melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 142 / D / O / 2001 diterbitkan, dan diserahkan pada tanggal 7 Agustus 2001.

Dari hasil studi kelayakan yang mendasari didirikannya Politeknik Seni Yogyakarta ini pada tahap awal baru dibuka 2 (dua) jurusan, yaitu jurusan Desain dengan program studi Desain Komunikasi Visual konsentrasi Advertising dan Jurusan Kriya dengan program studi Kriya Kayu konsentrasi furniture dan Kriya Logam konsentrasi jewelry. Mengingat bentuk pendidikannya adalah Politeknik  bidang khusus Seni, Kriya dan Desain, yang merupakan bentuk pendidikan tinggi non gelar, maka program yang ditawarkan adalah progran Diploma (D III) dengan ciri kelulusan profesional sesuai dengan bidangnya serta aplikatif pada dunia kerja / industri. Untuk itu sistim pendidikan yang dikembangkan senantiasa terkait dengan perkembangan dunia industri / kerja, dan kurikulum pendidikannya berorientasi kuat pada sistem kerja psikomotorik ( praktika ) dalam komposisi keteorian ( academic based ) 30% dan praktika ( industrial based ) 70% dengan total beban studi 114 SKS. Selanjutnya karakteristik praktika dikelompokkan menjadi 3 ( tiga ), yaitu praktika studio, praktika bengkel ( workshop ) dan praktika industri, sedangkan keteorian meliputi pengetahuan / wawasan umum dan khusus, ilmu dasar kesenirupaan dan ilmu keteknikan ( engeneering science ). Langkah selanjutnya tahun ke lima pada jurusan desain terjadi penambahan konsentrasi yaitu Program Studi Desain komunikasi Visual dengan konsentrasi Animasi dan tahun ke enam penambahan konsentrasi Desain Komunikasi Visual kosentrasi Teknisi Komputer Jaringan (TKJ), serta pada tahun ke tujuh konsentrasinya dikembangkan lagi yaitu konsentrasi game teknologi.

Selanjutnya dalam perjalanannya setelah usia 2 tahun harus memproses perpanjangan ijin penyelenggaraan, untuk itu pada tanggal 25 Nopember 2004 melalui Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor: 4550, 4551, 4552 / D / T / 2004 perpanjangan ijin penyelenggaraan diterbitkan. Sehubungan dengan masa berlaku ijin penyelenggaraan akan berakhir , maka harus  memproses perpanjangan ijin penyelenggaraan dan  pada tanggal 12 bulan November tahun 2007 telah diterbitkan Surat Keputusan Ditjen Dikti Nomor : 3717, 3718, 3719/D/T/2007 mengenai Perpanjangan Ijin Penyelenggaraan Politeknik Seni Yogyakarta. Pada tanggal 22 Maret 2011 diterbitkan Surat Keputusan Kopertis Wilayah V Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor : 5902/D/T/K-V/2011 mengenai Perpanjangan Ijin Program Studi Desain Komunikasi Visual Jenjang D-3 di Politeknik Seni Yogyakarta.

Sehubungan dengan masa jabatan pengelola maksimal 2 periode maka terjadi  perubahan susunan pengelola yang pelantikannya telah diselenggarakan pada tanggal 21 November 2009 .  Adapun nama-nama pengelola baru sebagai berikut :

Siti Ainun Jariyah, M.Pd. sebagai Ketua Senat, Drs. Moh Lazim, MM sebagai Direktur, Widihardjo, M.Sn. dari FSRD ITB sebagai Pembantu Direktur I, Muji Rahayu, M.Ds. sebagai Pembantu Direktur II.

Untuk itu sangat beralasan kiranya apabila Politeknik Seni Yogyakarta ini dalam kinerjanya diharapkan mampu mengisi kesenjangan ketenaga ahlian yang terjadi pada dunia industri / kerja, antara kelulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dan tenaga penggagas ide / desainer (S-1), melalui produk kelulusannya yaitu menjadi tenaga supervisor dalam bidang seni, kriya, dan desain.

B. DASAR HUKUM DAN KEBIJAKSANAAN

Penyelenggaraan pendidikan Politeknik Seni Yogyakarta dilaksanakan berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku sebagai berikut:

  1. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No: 142 / D / O /  2001, tentang Pendirian Politeknik Seni Yogyakarta,
  2. Surat Keputusan Dirjen Dikti tanggal 25 November 2004 Nomor: 4550, 4551, 4552 / D / T / 2004 tentang Perpanjangan Ijin Penyelenggaraan.
  3. Dan pada tanggal 12 bulan November tahun 2007 telah diterbitkan Surat Keputusan Ditjen Dikti Nomor : 3717, 3718, 3719/D/T/2007 mengenai perpanjangan ijin penyelenggaraan Politeknik Seni Yogyakarta.
Poliseni news INFO
Semua hal, kegiatan, pengumuman, dan lainnya, bisa kamu lihat secara up to date dari Poliseni news
Lihat Semua
KONTAK
ingin tau lebih tentang Poliseni? kamu bisa hubungi alamat dibawah
  • (0274) 4464892
  • poliseni_yogya@yahoo.com
Agenda Mendatang

There are no upcoming events at this time.